Rabu, 02 Maret 2011

Warga Menebus Raskin Rp5.000 per Liter di Pintusona

SAMOSIR - Lurah Pintusona Erika Nadeak menyalurkan raskin kepada warganya dengan harga tebus Rp5.000 per liter alias per tumba. Seharusnya, raskin diterima oleh warga dengan harga Rp1.600 per kilogram atau setara Rp2.400 per liter.
Harga tebus raskin di Kelurahan Pintusona ini tidak sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Samosir Nomor 1 Tahun 2011, tentang Harga Eceran Tertinggi Beras Untuk Rumah Tangga Miskin (RASKIN).
Di Kelurahan Pintusona, ada sebanyak 148 kepala keluarga penerima raskin. Hingga Selasa (1/3), 92 kepala keluarga sudah menerima raskin dengan harga Rp5.000 per liter.
Ketika dikonfirmasi wartawan Radio Samosir Green, di Kantor Lurah Pintusona, pada Selasa 1 Maret 2011, Erika mengatakan, ia menjual raskin seharga Rp5.000 per liter karena ia meminjam uang sebanyak Rp7 juta lebih dari rekannya, untuk mendahulukan pembayaran raskin kepada bulog. Erika juga mengatakan pinjaman itu berbunga 2 persen.
Selain itu, Erika mengaku masih ada pengeluarannya untuk biaya pengangkutan beras raskin sebesar Rp300 ribu dari Kantor Camat Pangururan ke Pintusona. Mengenai biaya angkut raskin, anggaran ada bantuan dari Bagian Perekonomian, Sekretariat Daerah Kabupaten Samosir, sebesar Rp300 ribu. Bantuan pengganti biaya angkut itu dibayarkan di akhir tahun anggaran.
Erika berjanji akan mengembalikan uang 92 kepala keluarga Kelurahan Pintusona yang telah menebus raskin seharga Rp5.000 per liter. Namun, sejauh ini belum dihitung berapa uang yang harus dikembalikan kepada warg."sahatopna do paulakon nami, hepeng ni akka warga namanuhor boras raskin on" ujarnya.
Seorang warga Pintusona, boru Marbun ketika ditanya Radio Samosir Green mengatakan, ia sudah membeli raskin seharga Rp5.000 per liter. Boru Marbun telah menebus raskin sebanyak 7 liter. Ia berharap, agar Lurah Pintusona tidak menipu masyarakat miskin.
Sesuai Surat Keputusan Bupati Samosir, kebijakan menaikkan harga tebus raskin tidak ada diatur dalam teknis pelaksanaan penyaluran raskin. Dari selisih harga tebus raskin, Lurah Pintusona mendapat keuntungan sebanyak Rp2.600  per liternya. Pada bulan Januari dan Februari ini, Kelurahan Pintusona mendapat jatah raskin 88 sak isi 50 kilogram atau setara 4,4 ton beras.(greennews)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Tinggalkan pesan serta kritik yang membangun blog ini. bergabung bersama kami.